Stephon Castle menjadi sorotan saat San Antonio Spurs kalah dari Oklahoma City Thunder 113-122 di Game 2 Final Wilayah Barat 2026

Walau bermain cukup meyakinkan, Castle tetap harus menerima catatan kurang baik pada laga Rabu, 20 Mei, di Paycom Center, Oklahoma City.Rookie of the Year 2025 ini cukup efektif selama pertandingan.Ia mencetak 25 poin, menambahkan 8 assist, dan meraih 5 rebound. Ia bermain selama 38 menit dan melakukan 10 dari 17 tembakan, yang hampir mencapai akurasi 60%.
Namun, Castle melakukan 9 turnover di Game 2. Victor Wembanyama juga melakukan 4 turnover. Turnover Castle menyumbang hampir setengah dari total 21 turnover Spurs. Thunder memanfaatkan turnover ini, mengubahnya menjadi 21 poin. Ini bukan masalah turnover pertama Castle.
Ikuti Juga : Dukung kemenangan tim favoritmu di ROGTOTO sambil menikmati berbagai promo menarik dan permainan Bola, Togel, Slot, serta Live Casino tanpa batas..
Pada Game 1, yang berakhir dengan kemenangan dramatis 122-115 dalam perpanjangan waktu ganda pada 18 Mei, ia melakukan 11 turnover. Dengan Game 2 menambahkan 9 turnover lagi, totalnya menjadi 20 turnover dalam dua pertandingan pertama Final Konferensi Barat. Ia adalah pemain dengan turnover terbanyak dalam dua pertandingan tersebut.
Meskipun melakukan banyak turnover, Castle bermain agresif dan mendorong pertahanan Thunder hingga batasnya. Ia bahkan melakukan slam dunk spektakuler melewati Isaiah Hartenstein di kuarter kedua, yang menjadi viral di media sosial dan dianggap sebagai salah satu permainan terbaik di babak playoff musim ini. Castle mengakui bahwa ia masih kesulitan menghadapi tekanan pertahanan Thunder.


