Portugal vs Uzbekistan: Rekor Bukan Target Utama Cristiano Ronaldo

24 Juni 2026(diperbarui 26 Juni 2026)
Rekor Bukan Target Utama Cristiano Ronaldo

Dalam pertandingan Portugal vs. Uzbekistan, Cristiano Ronaldo memberikan penampilan luar biasa yang membungkam para kritikusnya. Kapten Portugal itu mencetak dua gol saat timnya mengamankan kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan di pertandingan pekan ke-2 Grup K Piala Dunia 2026.


Kemenangan ini merupakan titik balik penting bagi Portugal setelah awal yang kurang memuaskan di turnamen tersebut. Ronaldo tampil prima sejak awal, membuka skor untuk timnya pada menit keenam. Ia menyelesaikan peluang jarak dekat setelah umpan silang dari Joao Cancelo, dan gol tersebut terukir dalam sejarah turnamen. Ronaldo kini menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia yang berbeda. Pada usia 41 tahun dan 138 hari, ia juga menempati posisi kedua dalam daftar pencetak gol Piala Dunia tertua, setelah Roger Milla. Ia menambahkan gol lain pada menit ke-39, menendang bola ke sudut gawang untuk memperlebar keunggulan Portugal.


Gol ini membawa total golnya di Piala Dunia menjadi 10, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda Portugal, Eusebio, yang mencetak sembilan gol.

Meskipun mencetak rekor besar, Ronaldo tetap fokus pada kesuksesan tim daripada pencapaian pribadi.


Ia menekankan bahwa tujuan utamanya adalah membantu Portugal mencapai tujuannya.


“Saya sangat senang.

Namun, bagi saya, yang terpenting adalah kerja keras kami dan kepercayaan diri yang kami tunjukkan,” kata Ronaldo.


“Tim bermain sangat baik dan berkembang pesat.

Rekor memang menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu untuk membantu tim nasional mencapai tujuannya.”


Kutipan ini menyoroti komitmen dan dedikasi Ronaldo yang tak tergoyahkan, bahkan saat ia terus bermain di level tertinggi.





Portugal Mendominasi Pertandingan


Selain dua gol Ronaldo, Portugal menambahkan tiga gol lagi melalui Nuno Mendes, gol bunuh diri oleh Utkir Nematov, dan gol oleh Rafael Leao. Portugal mendominasi pertandingan untuk sebagian besar laga.


Uzbekistan memiliki peluang mencetak gol melalui tendangan jarak jauh Azizjon Ganiev, tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit karena pelanggaran selama serangan. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, memuji penampilan timnya, terutama setelah hasil imbang 1-1 melawan DR Congo di pertandingan pembuka mereka. Ia mencatat bahwa skuadnya menunjukkan kedewasaan dan ketenangan yang lebih besar.


“Inilah respons yang kami dapatkan di ruang ganti.

Hari ini kami melihat tim dengan sikap dan komitmen yang sama, tetapi dengan kedewasaan yang lebih besar,” kata Martinez. Hasil ini telah memperkuat posisi Portugal di Grup K, sementara prospek Uzbekistan untuk lolos ke babak selanjutnya semakin tidak pasti.


Tags:##sportbook #Djokovic#ufc#sporbook,championship

Artikel Terkait