Piala Dunia 2026: Deretan Fakta Menarik di Balik Kemenangan 7-1 Jerman atas Curacao

Jerman memulai kampanye Grup E mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 melawan Curaçao. Pertandingan berlangsung di Stadion Dallas pada hari Senin, 15 Juni, di mana Jerman menunjukkan kekuatan yang luar biasa dan bermain seperti tim yang mampu memenangkan turnamen.
Di bawah arahan Julian Nagelsmann, Jerman menghadapi beberapa tantangan ketika Curaçao menyamakan kedudukan melalui Livano Comenencia. Namun, mereka dengan cepat kembali mengendalikan permainan dan akhirnya menang dengan nyaman. Kai Havertz menjadi pemain yang menonjol bagi Jerman, mencetak dua gol.
Pemain lain yang berkontribusi pada kemenangan tersebut adalah Felix Nmecha, Nico Schlotterbeck, Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav, yang masing-masing mencetak satu gol. Kemenangan tersebut memiliki beberapa momen penting yang membuatnya semakin luar biasa.
Beberapa momen tersebut terkait dengan rekor langka dalam sejarah Piala Dunia.
Gol Kilat Felix Nmecha Warnai Rekor Kemenangan Jerman
Kemenangan Jerman menambah catatan impresif mereka dengan 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi, yang merupakan salah satu rekor kemenangan terbaik dalam sejarah tim nasional Jerman. Di masa lalu, Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) hanya pernah mencapai rekor kemenangan beruntun yang lebih panjang, antara tahun 1979 dan 1980, ketika mereka meraih 12 kemenangan beruntun.
Felix Nmecha membuka skor pada menit ke-6. Golnya tercipta dari umpan apik Florian Wirtz yang diikuti oleh tendangan melengkung yang tak dapat dihentikan oleh Eloy Room. Gol tersebut, yang dicetak pada menit ke-5:17, merupakan gol tercepat yang dicetak pemain Jerman pada debut Piala Dunia mereka sejak gol Philipp Lahm melawan Kosta Rika di Piala Dunia 2006.
Sejak awal, Jerman menunjukkan tekanan yang besar dan menciptakan banyak peluang berbahaya. Hal ini menyulitkan Curaçao untuk tampil maksimal di babak pertama. Jerman melepaskan 16 tembakan dalam 45 menit pertama, menjadikannya jumlah gol terbanyak yang dicetak oleh sebuah tim di babak pertama pertandingan Piala Dunia sejak Pantai Gading melepaskan 16 tembakan melawan Serbia pada tahun 2006.
Tekanan ini menghasilkan keunggulan 3-1 di babak pertama.
Setelah Curaçao mencetak gol melalui Comenencia, Jerman menambah gol lagi dengan kontribusi dari Schlotterbeck dan Havertz. Bagi Curaçao, kekalahan 7-1 sangat berat.
Namun, hasil ini juga mencetak rekor baru untuk kekalahan terbesar bagi tim debutan dalam sejarah Piala Dunia, melampaui kekalahan 9-0 yang diderita Hungaria melawan Korea Selatan pada tahun 1954.


