Messi Lampaui Rekor yang Lama Dipegang Legenda Kamerun

17 Juni 2026(diperbarui 25 Juni 2026)
Lionel Messi Tambah Koleksi Rekor di Piala Dunia 2026

Argentina memulai kampanye Grup J Piala Dunia 2026 dengan kemenangan gemilang. Mereka bermain melawan Aljazair di Stadion Kansas City di Kansas pada Rabu, 17 Juni 2026, dini hari WIB. Tim Argentina, yang dikenal sebagai Tango, menang dengan nyaman dengan skor 3-0.


Sejak awal pertandingan, Argentina mengendalikan permainan dan menunjukkan dominasi yang kuat. Aljazair mencoba untuk membalas, tetapi mereka kesulitan menciptakan ancaman nyata bagi pertahanan Argentina.


Keberhasilan Argentina dalam pertandingan ini disebabkan oleh efisiensi mereka.


Dari 10 tembakan yang mereka lakukan, enam tepat sasaran, menghasilkan tiga gol, yang semuanya dicetak oleh Lionel Messi. Penampilan Messi dalam pertandingan tersebut langsung menarik perhatian dunia.


Tidak hanya mencetak tiga gol, tetapi ia juga mencetak rekor dunia baru dalam sejarah Piala Dunia.




Messi Ukir Pencapaian Spesial dengan Memecahkan Rekor Legenda Kamerun




Dua gol pertama
Messi dalam pertandingan ini sangat signifikan. Mereka memberinya tempat istimewa dalam buku rekor Piala Dunia. Messi kini menjadi pemain tertua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Rekor ini menunjukkan bahwa keterampilan dan kemampuannya tetap tajam, bahkan di level tertinggi sepak bola dunia.


Pada usia 38 tahun, Messi memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda Kamerun, Roger Milla. Milla sebelumnya memegang rekor tersebut sejak Piala Dunia 1990, tetapi Messi melampauinya.


OptaJoe menulis di X: "2 - Pada usia 38 tahun dan 357 hari, Lionel Messi adalah pemain tertua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia FIFA, melampaui Roger Milla (30 tahun dan 34 hari) pada tahun 1990.

Abadi."


Selain mencetak tiga gol, Messi adalah pemain paling berbahaya di lapangan sepanjang pertandingan. Menurut data FotMob, ia melakukan enam tembakan, tertinggi di antara semua pemain dalam pertandingan tersebut. Dari enam percobaan tersebut, empat tepat sasaran, dan tiga di antaranya menghasilkan gol.


Tingkat efektivitas yang tinggi ini memainkan peran kunci dalam kemenangan nyaman Argentina. Messi juga berkontribusi pada permainan tim secara keseluruhan. Ia melakukan 37 operan, 30 di antaranya akurat, dan menciptakan dua peluang bagi rekan setimnya.

Messi aktif tidak hanya dalam serangan tetapi juga dalam pertahanan selama 80 menit bermain. Ia mencatatkan dua tekel sukses, satu sapuan bola, tiga perebutan bola, dan memenangkan tiga dari delapan duel yang ia ikuti sebelum digantikan oleh Nico Paz.


Tags:##sportbook #Djokovic#sporbook,championship#ufc

Artikel Terkait

Messi Lampaui Rekor yang Lama Dipegang Legenda Kamerun