Emma Navarro Tertunduk Lesu, Marie Bouzkova Amankan Gelar Nottingham Open

22 Juni 2026(diperbarui 27 Juni 2026)
Emma Navarro Tertunduk Lesu, Marie Bouzkova Amankan Gelar Nottingham Open
Berita Tenis: Marie Bouzkova kembali menorehkan pencapaian penting dalam kariernya usai menutup Nottingham Open 2026 dengan hasil manis.
Petenis asal Ceko tersebut tampil maksimal untuk menaklukkan wakil Amerika Serikat, Emma Navarro, dengan skor 7-6, 4-6, 6-2 di partai final. Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar pertama Bouzkova di turnamen lapangan rumput sepanjang karier profesionalnya.
Ini merupakan pertemuan perdana kedua pemain di ajang WTA. Pada set pertama yang berlangsung ketat, keduanya saling menekan dengan masing-masing mencatat dua kali break, sebelum Bouzkova mengunci kemenangan lewat tiebreak 7/5.
Navarro yang menjadi unggulan ketiga bangkit di set kedua. Ia berhasil mencuri servis lawan di game kelima dan mempertahankan keunggulan hingga akhir set untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki set penentuan, Bouzkova—unggulan keempat—langsung mengambil alih kendali dengan memenangkan dua game awal yang berlangsung sengit. Setelah unggul 5-2, ia kembali mematahkan servis Navarro untuk memastikan kemenangan dalam durasi pertandingan 2 jam 57 menit.
“Ini benar-benar perjuangan yang murni,” ujar Bouzkova, yang melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun. Ia kini menjadi petenis putri Ceko kedua yang menjuarai Nottingham Open setelah Karolina Pliskova pada 2016.
“Saya mencoba bermain seagresif mungkin dan mengambil inisiatif lebih dulu. Tapi jujur, performa saya tidak selalu maksimal, jadi pertandingan ini tidak mudah. Saya hanya berusaha bertahan dan tetap kuat, terutama di awal set ketiga,” tambahnya.
Gelar ini menjadi trofi tunggal keempat dalam karier Bouzkova, dengan catatan 4 kemenangan dan 6 kekalahan di final. Pertandingan tersebut juga tercatat sebagai final WTA terlama musim 2026, melampaui rekor sebelumnya di Bogota yang berdurasi 2 jam 50 menit.
Selain itu, Bouzkova menjadi petenis Ceko pertama yang meraih lebih dari satu gelar WTA dalam satu musim sejak Barbora Krejcikova dan Katerina Siniakova pada 2023.
“Saya hanya fokus melangkah maju. Ini hasil dari kerja keras setiap hari, membangun performa sedikit demi sedikit dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada,” tutup Bouzkova mengenai targetnya di paruh kedua musim

Artikel Terkait