Dijuluki "Raja Kepiting" oleh netizen Tiongkok

Alwi Farhan telah berbagi pemikirannya tentang julukan tersebut.Alwi Farhan, pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, tidak terganggu dengan julukan "Raja Kepiting." Ia mengaku tidak keberatan dipanggil dengan nama tersebut.
Julukan "Raja Kepiting" menjadi perhatian setelah Alwi Farhan memenangkan Australian Open 2026 dua minggu lalu.Ia bahkan menggunakan istilah "Raja Kepiting" sebagai keterangan untuk unggahan Instagram-nya.
1.Asal Usul Julukan "Raja Kepiting"
Julukan tersebut menjadi topik populer di kalangan penggemar bulu tangkis, khususnya di Tiongkok.Hal itu terinspirasi oleh gaya bermain Alwi Farhan yang khas, yang seringkali melibatkan gerakan dan cara ia meraih kok di lapangan.Sejak saat itu, julukan tersebut sering digunakan oleh penggemar bulu tangkis Indonesia.Namun, Alwi Farhan tidak terlalu mempedulikan komentar yang diterimanya.
"Ketika saya berterima kasih kepada mereka yang memberi saya julukan ini, saya benar-benar tulus.Sejujurnya, itu tidak akan mengubah siapa saya. Orang-orang bisa mengatakan gaya bermain saya mirip dengan kepiting atau apa pun, dan itu tidak apa-apa," kata Alwi Farhan di Pusat Pelatihan Nasional PBSI Cipayung pada Senin, 22 Juni 2026.
2.Alwi Farhan Senang Mendapatkan Julukan Itu
Alwi Farhan melihat julukan itu sebagai hal yang positif.Ia percaya bahwa tidak semua atlet menerima julukan yang mudah diingat oleh penggemar."Tetapi memiliki julukan yang unik juga menyenangkan.Saya menghargai netizen Tiongkok yang telah memberi saya ini.
Terutama kemarin, di final Australian Open, saya mampu mengalahkan pemain Tiongkok, jadi saya ingin berterima kasih kepada mereka dan Tuhan," kata Alwi Farhan.Pemain bulu tangkis kelahiran Solo ini juga berbagi bahwa rekan-rekan sesama pemain bulu tangkisnya, termasuk rekan seniornya di ganda putra, Fajar Alfian, sudah mengetahui julukan "Raja Kepiting."
"Saya dipanggil Kepiting Raja, bukan hanya oleh masyarakat umum.Teman-teman saya juga sering bercanda tentang itu. Jadi itu bukan masalah besar. Saya tidak mengambilnya ke hati," pungkas Alwi Farhan.


